ads

Sudah Berhubungan Intim Tapi Masih Perawan? Bisa Jadi Itu Vaginismus!

Sudah Berhubungan Intim Tapi Masih Perawan? Bisa Jadi Itu Vaginismus!

SARANA118

AGEN TOGEL - Banyak wanita di dunia ini memiliki vaginismus. Tingkat penderita vaginismus diperkirakan mencapai 7-17% dari total populasi wanita. Wanita yang mengalami kondisi ini sangat sulit melakukan hubungan seks dengan pasangannya dan juga tidak dapat melakukan pemeriksaan medis melalui vagina.

Beberapa wanita mengatakan penetrasi vagina sangat sulit terjadi, seperti menabrak dinding dan rasanya sangat menyakitkan. Ini tentu bisa membuat hubungan dengan pasangan menjadi kurang harmonis. Ironisnya adalah bahwa banyak wanita bersembunyi atau malu untuk mengakui hal ini karena mereka menganggap ini tabu untuk dibicarakan.

Nah, jika Anda mengalami ini, ini adalah hal yang perlu Anda ketahui tentang vaginismus.

1. Vaginismus adalah penyakit
Menurut ICD-10 (Klasifikasi Statistik Internasional Penyakit dan Masalah Kesehatan Terkait) yang merupakan pedoman untuk klasifikasi penyakit dari Organisasi Kesehatan Dunia, Vaginismus adalah penyakit pada organ sistem reproduksi. Seperti disebutkan juga oleh praktisi vaginismus medis Indonesia Dr. Robbi A.W., SpOG, vaginismus adalah otot dinding vagina yang kaku yang tidak dapat dikendalikan oleh penderitanya, yang mengakibatkan masalah dan kegagalan penetrasi vagina.

Secara umum ada 2 jenis vaginismus yaitu vaginismus primer dan vaginismus sekunder. Vaginismus Primer, seorang wanita yang tidak dapat mengalami penetrasi sejak awal ia mengalami uji coba penetrasi. Sedangkan pada vaginismus sekunder, pasien telah mengalami penetrasi secara normal, tetapi setelah titik waktu tertentu ia mengalami vaginismus, sehingga ia mengalami masalah atau kegagalan penetrasi.

LIVE CASINO - 2. Penyebab vaginismus tidak diketahui
Tidak ada yang tahu mengapa seorang wanita mengalami vaginismus. Beberapa orang mengatakan karena trauma, pendidikan tentang seks tidak benar sejak kecil yang menyebabkan rasa takut, tidak rileks saat berhadapan, dan sebagainya.

Tetapi faktanya sampai sekarang penyebabnya tidak diketahui atau belum diketahui. Banyak wanita yang hidup secara normal tidak pernah mengalami trauma dan menjalani pendidikan seks yang layak masih menderita vaginismus.

3. Vaginismus bukan kesalahan pasien
Banyak orang menyudutkan vaginismus karena ketidakmampuan mereka untuk menembus dengan asumsi karena faktor pikiran mereka sendiri, bahkan oleh tenaga medis. Ada yang mengatakan bahwa wanita penderita kurang santai. Yang lain mengatakan karena wanita penderita tidak menyadari sifat mereka. Lebih buruk lagi ada orang yang mengatakan wanita penderita dirasuki oleh jin jahat. Namun pada kenyataannya ini bukan salah satu dari wanita yang menderita karenanya.

Pengakuan beberapa wanita dengan vaginismus, mereka telah mengambil obat penenang, antidepresan, dan bahkan beberapa telah mencoba untuk mabuk, tetapi pada kenyataannya penetrasi masih tidak dapat dilakukan. Ini memang karena otot yang mengalami kekakuan pada vaginismus, adalah otot yang pekerjaannya tidak dapat dikendalikan / dikendalikan oleh penderitanya.

BANDAR TOGEL - 4. Keparahan vaginismus
Menurut hasil publikasi ilmiah Peter T. Pacik pada 2011, keparahan Vaginismus dibagi menjadi 5 level. Tingkat 1, kekakuan otot minimal dan dapat membaik setelah ditenangkan dan diberikan pemahaman sehingga penderita wanita dapat menjalani pemeriksaan medis melalui vagina dengan tenang tanpa rasa sakit. Derajat 2, kekakuan otot yang lebih luas, tetapi penderitanya tidak bisa tenang selama pemeriksaan.

Tingkat 3, kekakuan otot cukup parah dan penderitanya akan mengangkat pantatnya saat pemeriksaan akan dilakukan. Derajat 4, kekakuan otot yang parah, pasien akan menarik diri, mengangkat pantatnya, dan menutup paha dengan erat saat pemeriksaan dilakukan.

Derajat tertinggi adalah derajat ke-5, keseluruhan reaksi tubuh muncul, misalnya peningkatan detak jantung, pernapasan tidak teratur, gemetar, menangis, pingsan, bahkan bisa menendang dokter yang akan melakukan pemeriksaan.fisik langsung pada penderitanya.

5. Vaginismus bisa disembuhkan
Berita baiknya adalah vaginismus dapat disembuhkan. Cara mengobati vaginismus yang telah terbukti sangat sukses adalah dengan melebarkan latihan, yaitu kegiatan penetrasi buatan menggunakan alat batu (jari atau dilator). Tetapi beberapa wanita dengan vaginismus, terutama mereka yang menderita tingkat keparahan yang tinggi, membutuhkan bantuan medis untuk dapat melakukan proses dilatasi ini.

JUDI ONLINE - Prosedur medis ini disebut prosedur Dilatasi Bermanfaat, yang memungkinkan penderita vaginismus untuk segera melakukan latihan pelebaran independen dengan dilator terbesar tanpa rasa takut, tanpa rasa sakit, dan tanpa kekuatan. Setelah prosedur dilatasi yang dibantu dilakukan, pasien dapat melakukan latihan dilatasi independen sampai mereka siap untuk berhubungan seks dengan pasangan atau siap untuk menjalani pemeriksaan medis melalui vagina.

0 comments:

Posting Komentar